Selasa, 07 Juni 2016

Dilan 2

Judul : Dilan Bagian Kedua; Dia Adalah Dilanku Tahun 1991
Pengarang : Pidi Baiq
Penerbit : PT Mizan Pustaka
ISBN: 9786027870994
Tebal : 344 Halaman
Rating : 4 dari 5


Ini adalah episode kedua dari Novel Dilan Part 1. Jadi, setelah penuh dengan cerita manis seputar pendekatan Dilan ke Milea yang manis dan lucu, mereka berdua memasuki babak baru, yakni saat keduanya sudah menjalin hubungan alias pacaran. Di dalam kisah ini, tentu saja kita masih bisa menikmati romantisme khas tokoh Dilan yang, begitulah... susah untuk dijelaskan. Dilan ya juga masih Dilan yang sama, suka berantem, ikut geng motor. Di sini, seolah kita disadarkan kalau, bulan purnama itu tidak hanya memiliki sisi terang, juga ada gelapnya yang terlihat. Yeah, kalau suka Dilan yang baik-baiknya, musti terima paketan lainnya juga.

Di Novel ini, kisah kocaknya Dilan kurang, justru banyak menangis-menangisnya. Kisah Dilan kurang menonjol dan lebih banyak patah hatinya Milea. Banyak tokoh lain juga yang muncul, sebagai pihak yang suka sama Milea. Ada Yugo, saudara jauh Milea yang cakep (bapaknya orang Belgia), terus mantannya Milea juga muncul lagi numpang lewat, Beni ya kalo nggak salah namanya, ada pak gurunya juga yang saya juga lupa namanya. Pokoknya, Milea benar-benar idola banget. Mungkin dia semacam Cinta (Dian Sastro) di Ada Apa Dengan Cinta. Cantiknya, populernya, begitulah.

DILAN 1


Cinta sejati adalah kenyamanan, kepercayaan, dan dukungan. Kalau kamu tidak setuju, aku tidak peduli.” (Dilan 1990)
Saat membaca kutipan diatas semua pasti tahu kalo novel yang akan saya review ini adalah novel romantis atau percintaan, saya sebenarnya kurang suka dengan novel percintaan, tapi berbeda untuk novel yang satu ini, ingin tahu alasannya? Silahkan baca reviewnya berikut:
Dilan adalah novel karya pidi baiq yang baru saja diterbitkan pada bulan april 2014, Novel ini menceritakan tentang romantisme seorang pria bernama dilan yang mencoba mendapatkan hati seorang perempuan bernama milea dengan cara – cara yang sangat unik dan tidak biasa, contohnya saat pertama kali dilan bertemu milea bukannya diajak berkenalan justru malah meramal milea akan bertemu dengannya dikantin, dilan selalu mengirimkan cokelat lewat tukang koran, tukang post sampai petugas PLN yang menurut milea unik dan romantis karena seolah olah dilan mengajak orang orang bersekongkol untuk membuatnya bahagia, saat milea sakit dilan justru mengirimkan tukang urut bukannya mengirim buah atau bunga, saat milea ultah dilan memberinya kado berupa TTS yang sudah di isi semua oleh dilan karena tidak ingin milea pusing saat mengisinya. Dan masih banyak lagi cara – cara unik dan misterius khas dilan dalam mencoba membuat milea jatuh cinta kepadanya.
Novel ini adalah novel yang sederhana, dengan dialog penuh humor khasnya, pidi baiq baik berhasil meciptakan sebuah cerita cinta yang tidak muluk muluk tapi mampu membuat siapapun yang membaca menjadi penuh tawa, terharu sekaligus bahagia. Meskipun bercerita mengenai usaha seorang cowok untuk mendapatkan gadis impiannya, novel ini tidak terkesan narsis karena menggunakan milea sebagai point of viewnya, alur ceritanya mengalir melalui kenangan milea akan sosok dilan yang dikenalnya ditahun 1990 sehingga penceritaannya bisa terasa tulus dan tidak mengada – ada. Setting ceritanya pun tidak banyak, hanya terbatas pada sekolah dengan detail, kelas, kantin, warung bi eem, kemudian jalan dikota bandung, rumah milea, dan rumah dilan.
Membaca cerita ini mengingatkan kita pada masa masa SMA, mengingatkan tentang cinta monyet atau cinta pertama sewaktu masih muda, Sampul novelnya unik berwarna biru pastel dan didalamnya ada gambar ilustrasi para tokohnya, novelnya juga tidak terlalu tebal ,saya sendiri membaca novel ini sekali duduk, hanya membutuhkan waktu sekitar 4 jam karena memang ceritanya unik dan bisa buat kita tidak ingin berhenti membaca sampai selesai. Novel ini sangat recomended buat yang bosan dengan novel percintaan termehek mehek dan lebay. Novel yang sederhana namun manis. Novel ini mendapat total rating 4.31/5 dan sudah banyak di review di situs goodreads.com bahkan kabarnya novel ini sudah sold out diberbagai toko buku.
Sayangnya ending novel ini masih bersambung, tapi akan ada buku lanjutannya. semoa ayah pidi baiq segera bisa menerbitkan kelanjutan bukunya, ditunggu sekali.
Sumber image : https://www.goodreads.com/book/sho/2203…

AKU

                                                              

Judul Buku : AKU: berdasarkan perjalanan hidup dan karya Chairil Anwar
Penulis : Sjuman Djaya
Penerbit : PT Metafor Intermedia Indonesia
Cetakan : II, 2003
Tebal : xii +155 hlm




Kumau tak seorangpun kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya yang terbuang

Buku yang sebenarnya skenario ini menceritakan perjalanan hidup Chairil Anwar sejak kecil.  Dalam buku ini digambarkan seorang chairil dengan mata merah dan tubuh sangat kurus. Ia sangat rajin membaca. Buku - bukunya berserakan di meja, di lemari, di kasur, dan dimana-mana. Ia bahkan sampai mencuri buku untuk memenuhi keinginannya membaca. Betapa ia digambarkan sebagai seseorang yang hidup bersama buku. Berjalanpun sambil membaca buku. Bahkan, ketika bersama seorang perempuan-pun ia sibuk membacakan perempuan itu syair.7